Sebagian besar penumpang naik pesawat tanpa pernah ditanya soal kondisi kesehatannya. Namun pada situasi tertentu, maskapai berhak meminta surat keterangan sehat untuk terbang — dokumen yang menyatakan Anda layak menempuh penerbangan. Mengetahui kapan ini dibutuhkan bisa menyelamatkan rencana perjalanan Anda dari penundaan di konter check-in.
Siapa yang biasanya membutuhkannya?
- Ibu hamil pada usia kehamilan lanjut — banyak maskapai meminta surat dari dokter kandungan.
- Penumpang dengan kondisi medis tertentu — misalnya baru menjalani operasi, gangguan jantung, atau kondisi yang dapat memburuk di ketinggian.
- Penumpang yang memerlukan peralatan medis selama penerbangan, seperti oksigen.
- Kadang juga lansia atau penumpang yang tampak kurang sehat saat akan terbang.
Apa isi surat layak terbang?
Surat ini umumnya diterbitkan oleh dokter dan menyatakan bahwa kondisi penumpang stabil serta aman untuk terbang pada periode tertentu. Untuk ibu hamil, surat biasanya mencantumkan usia kehamilan dan perkiraan persalinan. Setiap maskapai bisa punya format dan batas waktu sendiri, jadi cek ketentuan maskapai Anda.
Cara mengurus
- Tanyakan ke maskapai apakah kondisi Anda memerlukan surat dan format apa yang diminta.
- Periksakan diri ke dokter atau fasilitas kesehatan yang berwenang — termasuk pos kesehatan di bandara/pelabuhan yang melayani penerbitan surat layak terbang.
- Pastikan surat diterbitkan dalam rentang waktu yang masih berlaku saat hari keberangkatan (biasanya hanya berlaku beberapa hari).
- Bawa surat asli dan salinan saat check-in.
Jangan urus terlalu mepet — tapi juga jangan terlalu jauh
Surat layak terbang punya masa berlaku singkat. Mengurus seminggu sebelumnya bisa membuat surat "kedaluwarsa" pada hari-H, sementara mengurus di menit terakhir berisiko bila dokter tidak tersedia. Idealnya, urus beberapa hari sebelum keberangkatan sesuai ketentuan maskapai.
Untuk perjalanan ke luar negeri, surat sehat sering berdampingan dengan dokumen lain. Pelajari keseluruhannya di panduan sehat perjalanan ke luar negeri, dan pahami pemeriksaan saat tiba lewat karantina kesehatan di pelabuhan & bandara.



