| BAGI ANDA PELAKU PERJALANAN YANG DATANG DARI NEGARA TERJANGKIT (MERS-COV, ZIKA, DLL) AGAR MELAPOR KE KANTOR KESEHATAN PELABUHAN DI BANDARA DAN PELABUHAN TERDEKAT | | PENDAFTARAN PELAYANAN VAKSINASI HANYA DENGAN SISTEM ONLINE | | KELENGKAPAN BERKAS DAN PERSYARATAN MCU SILAHKAN LIHAT PADA MENU LAYANAN | | PELANGGAN YANG TERHORMAT, MOHON MAAF ATAS KETIDAKNYAMAN ANDA, DALAM RANGKA MENDUKUNG PROGRAM BEBAS PUNGLI, KAMI MENERAPKAN SISTEM PEMBAYARAN ONLINE DI BANK ATAU KANTOR POS | | BAGI ANDA PELAKU PERJALANAN KE ARAB SAUDI, PASTIKAN ANDA TELAH DIVAKSIN MENINGITIS DAN MEMILIKI BUKU ICV ( International Certificate of Vaccination ) | | BAGI ANDA PELAKU PERJALANAN YANG DATANG DARI NEGARA TERJANGKIT (MERS-COV, ZIKA, DLL) AGAR MELAPOR KE KANTOR KESEHATAN PELABUHAN DI BANDARA DAN PELABUHAN TERDEKAT | | PENDAFTARAN PELAYANAN VAKSINASI HANYA DENGAN SISTEM ONLINE | | KELENGKAPAN BERKAS DAN PERSYARATAN MCU SILAHKAN LIHAT PADA MENU LAYANAN | | PELANGGAN YANG TERHORMAT, MOHON MAAF ATAS KETIDAKNYAMAN ANDA, DALAM RANGKA MENDUKUNG PROGRAM BEBAS PUNGLI, KAMI MENERAPKAN SISTEM PEMBAYARAN ONLINE DI BANK ATAU KANTOR POS | | BAGI ANDA PELAKU PERJALANAN KE ARAB SAUDI, PASTIKAN ANDA TELAH DIVAKSIN MENINGITIS DAN MEMILIKI BUKU ICV ( International Certificate of Vaccination ) |



Sukses Melaksanakan Beberapa Pelatihan BHD di Makassar - KKP Kelas I Makassar Gelar Pelatihan BHD di Pelabuhan Parepare


Parepare - World Health Organization (WHO) dalam World Heart Day 2017 menyebutkan bahwa penyebab kematian nomor satu di dunia adalah Cardiovascular Diseases (CVD) dan diperkirakan 17,7 juta orang meninggal akibat CVD atau sekitar 31% dari total seluruh kematian di dunia, dari jumlah tersebut yang terbanyak adalah serangan jantung dan stroke sebesar 80% dan umumnya terjadi di negara berpenghasilan rendah sampai sedang.

 

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dalam publikasinya tanggal 29 Juli 2017, menyampaikan bahwa hasil survei Sample Registration System (SRS) tahun 2014 menunjukkan pada semua umur, penyakit jantung koroner menjadi penyebab kematian tertinggi setelah stroke.

 

Di Sulawesi Selatan, Hasil Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) 2013 menunjukkan prevalensi penyakit jantung koroner dan gagal jantung menurut diagnosis dan gejala menempati posisi ke tiga di Indonesia setelah Nusa Tenggara Timur dan Sulawesi Tengah, dan prevalensi stroke berdasarkan gejala tertinggi dan terdiagnosis tenaga kesehatan di Indonesia, ditempati oleh Sulawesi selatan.

 

Tingginya prevalensi penyakit jantung, gagal jantung dan stroke di Indonesia khususnya di Sulawesi Selatan, serta tingginya lalu lintas orang di Pelabuhan dan Bandara maka Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Makassar gelar Workshop Bantuan Hidup Dasar (BHD) dan Automatic External Defibrilation (AED) di Wilayah Kerjanya. Hal ini sesuai dengan tugas pokok dan fungsi Kantor Kesehatan Pelabuhan salah satunya pelaksanaan pemberian pelayanan kesehatan di wilayah kerja bandara, pelabuhan, dan lintas batas darat negara seperti pelayanan pemberian bantuan kegawatdaruratan.

 

Setelah beberapa kali sukses melaksanakan pelatihan dan workshop BHD dan AED di Pelabuhan Soekarno Hatta Makassar, Bandara Internasional Sultan Hasanuddin dan Asrama Haji Sudiang, Bidang Upaya Kesehatan dan Lintas Wilayah KKP Kelas I Makassar kembali melaksanakan “Workshop Bantuan Hidup Dasar (BHD) dan Automatic External Defibrilation (AED) bagi Petugas di Pelabuhan Laut Parepare Sulawesi Selatan pada tanggal 15 Maret 2018 bertempat di Terminal Penumpang Lantai I Pelabuhan Nusantara Parepare.

 

Workshop dibuka Kepala Bidang Upaya Kesehatan dan Lintas Wilayah (UKLW) KKP Kelas I Makassar didampingi oleh Manager SDM PT.Pelindo IV Cabang Parepare, Koordinator Wilker Pelabuhan Laut Parepare, Kapolsek Kawasan Pelabuhan Nusantara Parepare dan dihadiri oleh 35 peserta yang terdiri dari Security, petugas pos, petugas jaga, cleaning service, petugas dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Laut Parepare, PT. Pelindo, Bea Cukai, Kepolisian dan lintas sektor lainnya. Materi yang diberikan meliputi materi Kebijakan Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Makassar dalam pencegahan penyakit jantung yang dibawakan oleh Kepala Bidang UKLW, dr. Muh. Haskar Hasan, M.Kes., Bantuan Hidup Dasar (BHD) oleh dr. Abbas Zavey Nurdin, Sp.Ok., MKK., serta prosedur penggunaan alat kejut listrik (AED) oleh dr. Juniarty Naim dilanjutkan dengan skill station untuk praktek BHD, penggunaan AED dan dan tekhnik evakuasi yang dipandu oleh Amir, AMK dan fasilitator lainnya.

 

Peserta yang ikut dalam workshop ini sangat antusias terlihat dari keaktifan peserta dalam skill station, dan dari hasil pretest dan posttest diketahui terjadi peningkatan pengetahuan peserta yang sangat baik. Nilai rata-rata pretest peserta yaitu 22,49 meningkat 62,65 poin menjadi 85,14. Gambaran hasil pretest dan posttest dapat dilihat pada grafik 1.






              *Grafik 1. Perbandingan nilai pretest dan posttest peserta workshop

 

Keberhasilan kegiatan ini berkat kerjasama yang baik dengan KKP Kelas I Makasar Wilayah Kerja Pelabuhan Laut Parepare serta lintas sektor dan lintas program di tempat tersebut. Besar harapan kegiatan ini rutin dilaksanakan di tempat tersebut dan di wilayah kerja KKP Kelas I Makassar untuk meningkatkan keterampilan dan update pengetahuan. (Abzan)