| Selamat datang di zona integritas KKP Kelas I Makassar | | Wilayah bebas dari korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih melayani | | Dilarang memberikan suap / gratifikasi dalam bentuk apapun | | Laporkan bila ada permintaan gratifikasi melalui menu WBS pada website ini | | Untuk kemudahan tentang informasi pelayanan KKP Makassar anda dapat mengakses pada menu SIMPEL-TA pada website ini atau whatsapp chatbot di link ini https://wa.link/dkf0b7 | | Wilayah bebas dari korupsi dan wilayah birokrasi bersih dan melayani | | Selamat datang di zona integritas KKP Kelas I Makassar | | Wilayah bebas dari korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih melayani | | Dilarang memberikan suap / gratifikasi dalam bentuk apapun | | Laporkan bila ada permintaan gratifikasi melalui menu WBS pada website ini | | Untuk kemudahan tentang informasi pelayanan KKP Makassar anda dapat mengakses pada menu SIMPEL-TA pada website ini atau whatsapp chatbot di link ini https://wa.link/dkf0b7 | | Wilayah bebas dari korupsi dan wilayah birokrasi bersih dan melayani |



PELEPASAN CALON JEMAAH HAJI KLOTER I EMBARKASI MAKASSAR 1443 H/ 2022 M

Share


Mengawali pergantian hari memasuki tanggal 17 Juni 2022 tepat pukul 00.21 Wita dengan menggunakan maskapai Garuda Indonesia, nomor penerbangan GA 1101, Calon Jemaah Haji  (CJH) Kelompok Terbang (Kloter) 1 Embarkasi Makassar yang berasal dari tiga Kab/Kota yaitu , Kota Makassar sebanyak 209 orang, Kota Parepare sebanyak 61 orang dan Kabupaten Soppeng sebanyak 119 orang melakukan take off dari Bandar Udara Sultan Hasanuddin Makassar enuju Madinah Saudi Arabia.

Sebelumnya bertempat di Aula  Mina telah dilakukan kegiatan pelepasan CJH Kloter 1  sebanyak 392 orang dari 393 CJH yang telah melakukan pemeriksaan kesehatan. Kegiatan yang awali oleh laporan Ketua Panitia oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan  Drs. Khaeroni, M.Si, menyampaikan dihadapan para. CJH dan para undangan dalam kesempatan tersebut turut hadir Gubernur Sulawesi Selatan dalam hal ini diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Bapak Abdul Hayat Gani, Bapak H. Samsu Niang anggota DPR yang mewakili komisi VIII serta Prof. DR. Hilman Latif Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Dirjen PHU) Kementerian Agama RI serta unsur pemerintah.

Dalam laporannnya Kepala Kantor Wilayah Kemenag Prov. Sulsel menyampaikan “jemaah haji yang akan diberangkatkan dari Embarkasi Makassar sebanyak 7.234 orang dengan rincian terdiri dari 7.119 calon jemaah, pimpinan KBIHU 7 orang, petugas dari daerah 34 orang dan  PPIH Kloter sebanyak 74 orang, untuk  keberangkatan hari ini sebanyak 392 orang. Masih dalam laporannya  bahwa waiting list  sulawesi selatan sebanyak 246.932 orang, dengan asumsi jika kuota normal 7.272 orang jemaan maka waiting list  rata rata perkabupaten  34 tahun.

Prof. DR. Hilman Latif Dirjen PHU Kementerian Agama RI serta unsur pemerintah dalam sambutannya, bahwa  calon jemaah haji Prov. Sulsel terbesar setelah Jawa Barat, Jawa Tengah,  Jawa Timur. Jemaah yang berangkat saat ini setelah dua tahun, adalah jemaah yang terpilih oleh sistem yang miliki oleh Kementerian Agama . Andaikan ada yang tidak bisa berangkat dari yang kami pilih itu kami tidak bisa menggantinya kecuali adalah orang yang masuk cadangan dalam sistem.

Sementara Bapak H. Samsu Niang anggota DPR yang mewakili komisi VIII dalam sambutannya menyampaikan “terima kasih karena telah diberi kesempatan untuk hadir dalam rangka pelepasan JCH Embarkasi Makassar dalam hal ini jamaah yang berasal dari Prov. Sulsel serta untuk melihat langsung kondisi objektif pemberangkatan jemaah haji selain itu perwujudan tugas pengawasan”.

Terakhir  Gubernur Prov. Sulsel dalam hal ini diwakili oleh  Sekda Prov. Sulsel Bapak DR. Abdul Hayat Gani meyampaikan harapannya “semoga seluruh jemaah setelah kembali menjadi haji mabrur. Tak lupa  untuk selalu menjaga kondisi kesehatan dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan selama melaksanakan proses ibadah haji”. tuturnya

Sementara pantauan dari poliklinik Assyifa nampak Tim Bidang Kesehatan  dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Makassar sedang melakukan observasi salah satu jemaah yang kondisinya sementara dalam perawatan, dan lainnya menyiapkan penjemputan terhadap calon jemaah yang sempat dirujuk ke RSUP. Dr. Wahidin Sudiro Husodo Makassar karena menurunnya kondisi kesehatannya, sementara dari papan informasi sebelum keberangkatan terdapat dua orang calon jemaah yang perlu mendapatkan perawatan, salah satu pasien yang mengalami penurunan kondisi kesehatan yang sempat dilakukan rujukan ke RSUP Dr. Wahidin pada akhirnya dapat diberangkatkan setelah dilakukan  penanganan oleh Tim RS. Selain itu terdapat seorang CJH yang didapatkan hasil pemeriksaan PCRnya dinyatakan positif sehingga keberangkatannya ditunda sampai masa isolasi mandirinya selesai dan dapat menunjukkan hasil PCRnya negatif dan akan diikutkan pada kloter berikutnya. (Syafruddin)