| Selamat datang di zona integritas KKP Kelas I Makassar | | Wilayah bebas dari korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih melayani | | Dilarang memberikan suap / gratifikasi dalam bentuk apapun | | Laporkan bila ada permintaan gratifikasi melalui menu WBS pada website ini | | Untuk kemudahan tentang informasi pelayanan KKP Makassar anda dapat mengakses pada menu SIMPEL-TA pada website ini atau whatsapp chatbot di link ini https://wa.link/dkf0b7 | | Selamat datang di zona integritas KKP Kelas I Makassar | | Wilayah bebas dari korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih melayani | | Dilarang memberikan suap / gratifikasi dalam bentuk apapun | | Laporkan bila ada permintaan gratifikasi melalui menu WBS pada website ini | | Untuk kemudahan tentang informasi pelayanan KKP Makassar anda dapat mengakses pada menu SIMPEL-TA pada website ini atau whatsapp chatbot di link ini https://wa.link/dkf0b7 |



PEMBUKAAN PELATIHAN TIM GERAK CEPAT (TGC) REGIONAL SULAWESI DENGAN METODE BLENDED LEARNING

Share


Pelatihan Tim Gerak Cepat (TGC) dalam rangka kesiapsiagaan, kewaspadaan dini, dan respon menghadapi penyakit infeksi emerging di pintu masuk (bandara, pelabuhan, dan PLBDN) dan wilayah, dilaksanakan pada  tanggal 24 Mei sampai tanggal 5 Juni 2021 secara virtual melalui aplikasi zoom meeting dan dilanjutkan dengan pertemuan tatap muka tanggal 7 sampai 12 Juni 2021. Sekretaris Direktorat Jenderal  Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Sesditjen P2P) Kementerian Kesehatan RI, dr. H. M. Budi Hidayat, M. Kes, membuka kegiatan  pelatihan secara resmi pada hari senin tanggal 24 Mei 2021.  Turut hadir dalam acara ini para Pimpinan instansi peserta pelatihan, tim fasilitator dari Substansi Karantina Kesehatan Ditjen P2P Kementerian Kesehatan RI dan fasilitator dari Balai Besar Pelatihan Kesehatan (BBPK) Makassar.

 

Mewakili ketua panitia, Emita Ajis, SKM, MPH, dari Substansi Karantina Kesehatan Ditjen P2P dalam laporan ketua panitia menyampaikan bahwa peserta pada kegiatan ini khusus wilayah Sulawesi yaitu masing-masing berasal dari 6 Dinas Kesehatan Provinsi, 6 Laboratorium Kesehatan, 7 Kantor Kesehatan Pelabuhan, 2 Balai Teknik Kesehatan Lingkungan  dan 6 Dinas Kesehatan Kabupaten di wilayah Provinsi Sulawesi tengah. Dengan komposisi peserta seperti ini diharapkan dapat menginisiasi koordinasi yang lebih baik antar instansi dalam menghadapi kondisi pandemi atau Kedaruratan Kesehatan Masyarakat yang Meresahkan Dunia (KKMMD).

 

“Pelatihan ini dikemas dengan metode Blended Learning yang memadukan sistem daring dan klasikal.  Pelatihan daring berlangsung dari tanggal 24 Mei hingga 5 Juni 2021 melalui zoom meeting, sedangkan pelatihan klasikal dipusatkan di BBPK Makassar  tanggal 7 hingga 12 Juni 2021”, ujar Emita dalam laporannya.

 

Sesditjen P2P Kementerian Kesehatan RI, dr. H. M. Budi Hidayat, M. Kes., dalam sambutannya  memberikan apresiasi dan sangat mendukung penyelenggaraan kegiatan ini di tengah pandemi Covid-19. Pada kesempatan ini pula dr. H. M. Budi Hidayat, M. Kes., menyampaikan pentingnya kolaborasi dan koordinasi yang baik antara surveilans di pintu masuk dan wilayah serta didukung oleh kapasitas laboratorium kesehatan yang memadai dimana hal ini merupakan salah satu upaya yang dapat kita lakukan dalam rangka antisipasi terhadap ancaman yang dapat menggoyahkan stabilitas negara akibat dampak pandemi yang berkepanjangan.

 

Pelaksana tugas (Plt). Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Makassar, dr. Muh. Haskar Hasan, M. Kes., yang  hadir dalam acara ini sangat  mendukung keikusertaan Petugas yang mewakili KKP Makassar dalam kegiatan seperti ini untuk menambah wawasan dan pengalaman sehingga dapat langsung diterapkan di satuan kerja masing-masing. “Kedepannya kegiatan pelatihan TGC seperti ini dapat pula dilaksanakan dalam ruang lingkup yang lebih kecil, misalnya untuk kawasan Sulawesi Selatan dan Barat yang mana merupakan ruang lingkup tugas pokok dan fungsi KKP Makassar sehingga pada kondisi pandemi seperti sekarang ini sudah terbentuk kerja sama serta koordinasi yang baik antar instansi pemerintah pusat dan daerah dalam merespon KKMMD di wilayah kerja masing-masing”, demikian disampaikan oleh dr. Muh. Haskar Hasan, M. Kes., saat dihubungi via telpon.

 

Terlaksananya penyelenggaraan kegiatan ini merupakan kerja sama antara Subdit Surveilans Direktorat Surkarkes Kementerian Kesehatan RI dengan Kantor KKP Kelas III Poso dan turut didukung pula oleh World Health Organization (WHO). (RSN)