| Selamat datang di zona integritas KKP Kelas I Makassar | | Wilayah bebas dari korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih melayani | | Dilarang memberikan suap / gratifikasi dalam bentuk apapun | | Laporkan bila ada permintaan gratifikasi melalui menu WBS pada website ini | | Untuk kemudahan tentang informasi pelayanan KKP Makassar anda dapat mengakses pada menu SIMPEL-TA pada website ini atau whatsapp chatbot di link ini https://wa.link/dkf0b7 | | Selamat datang di zona integritas KKP Kelas I Makassar | | Wilayah bebas dari korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih melayani | | Dilarang memberikan suap / gratifikasi dalam bentuk apapun | | Laporkan bila ada permintaan gratifikasi melalui menu WBS pada website ini | | Untuk kemudahan tentang informasi pelayanan KKP Makassar anda dapat mengakses pada menu SIMPEL-TA pada website ini atau whatsapp chatbot di link ini https://wa.link/dkf0b7 |



PEMANTAUAN LABORATORIUM KLINIK PELAKSANA PEMERIKSA ANTIGEN DI BANDARA TAMPA PADANG MAMUJU SULAWESI BARAT

Share


Mengantisipasi terjadinya kasus penggunaan alat rapid test daur ulang oleh pihak oknum Klinik pelaksana pemeriksa antigen seperti yang terjadi di bandara Kualanamu Medan, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) kelas I Makassar Wilayah Kerja (Wilker) Bandara Tampapadang, melakukan pemantauan penggunaan alat rapid test Antigen pada Laboratorium Klinik Yaki Medika, yang beroperasi di bandara Tampapadang, kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat pada hari Kamis, tanggal 29 April 2021. Pemantauan langsung dilaksanakan oleh Koordinator Wilker Bandara Tampapadang Yonitha Palimbunga dan Sitti Rahmatia, meliputi kegiatan wawancara proses pemeriksaan dan pengecekan alat rapid test antigen yang digunakan.

 

Petugas Ahli Teknik Laboratorium Medik (ATLM) Laboratorium Klinik Yaki Medika, Sdr. Fikar saat ditemui menyatakan bahwa sejak Desember 2020, klinik Yaki  telah beroperasi melayani penumpang yang membutuhkan surat keterangan rapid test antigen di Bandara Tampapadang. “Selama beroperasi, klinik Yaki tidak pernah sekalipun menggunakan alat rapid test daur ulang/ alat rapid test bekas untuk memeriksa sampel penumpang dikarenakan alat rapid test yang dipakai bersifat sekali pakai, sehingga tidak bisa digunakan berulang kali” demikian penjelasan Sdr. Fikar kepada Petugas KKP.

 

Selain itu, Laboratorium Klinik Yaki Medika juga memiliki Standar Operasi dan Prosedur (SOP) dalam pemeriksaaan rapid test, dan hal itu menjadi pegangan oleh ATLM dalam melaksanakan kegiatan pemeriksaan. Sdr Fikar menambahkan bahwa “terkait kasus pemeriksaan rapid test yang kadang mereka hadapi adalah beberapa penumpang meminta surat keterangan rapid test negatif tanpa melalui pemeriksaan, untuk hal ini, Klinik Yaki menolak secara tegas permintaan pasien yang meminta hasil pemeriksaan negatif tanpa dilakukan pemeriksaan”. Mereka meminta penumpang untuk tetap menjalani test dengan pengurangan harga hingga gratis bagi penumpang yang tidak memiliki biaya pemeriksaan, tambah Fikar.

 

Saat dilakukan pengecekan fisik alat test rapid antigen oleh pihak KKP Kelas I Makassar Wilker Bandara Tampapadang, terlihat alat rapid test yang digunakan memang dipack dalam kemasan kecil dan digunakan sekali pakai/ disposable. Kemasan tersebut disobek didepan penumpang saat akan diperiksa untuk meyakinkan alat yang digunakan dalam kondisi masih baru.

 

Yonitha Palimbunga menegaskan kepada sdr. Fikar selaku ATLM Laboratorium Klinik Yaki Medika di Bandara Tampapadang, agar tetap mengikuti SOP pemeriksaan rapid test Antigen, dan tidak mengeluarkan surat keterangan hasil rapid test tanpa dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu. Jika pihak klinik Yaki ditemukan mengeluarkan surat keterangan hasil rapid test tanpa melalui proses pemeriksaan dan atau menggunakan alat test yang telah digunakan sebelumnya atau tidak memenuhi standar sebagai alat test, maka dapat dikenakan sanksi hukum sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, tutup Yonita saat melakukan inspeksi langsung ke Klinik Yaki. (YO)