| BAGI ANDA PELAKU PERJALANAN YANG DATANG DARI NEGARA TERJANGKIT (MERS-COV, ZIKA, DLL) AGAR MELAPOR KE KANTOR KESEHATAN PELABUHAN DI BANDARA DAN PELABUHAN TERDEKAT | | PENDAFTARAN PELAYANAN VAKSINASI HANYA DENGAN SISTEM ONLINE MELALUI kespel.kemkes.go.id | | KELENGKAPAN BERKAS DAN PERSYARATAN MCU SILAHKAN LIHAT PADA MENU LAYANAN | | PELANGGAN YANG TERHORMAT, MOHON MAAF ATAS KETIDAKNYAMAN ANDA, DALAM RANGKA MENDUKUNG PROGRAM BEBAS PUNGLI, KAMI MENERAPKAN SISTEM PEMBAYARAN ONLINE DI BANK ATAU KANTOR POS | | BAGI ANDA PELAKU PERJALANAN KE ARAB SAUDI, PASTIKAN ANDA TELAH DIVAKSIN MENINGITIS DAN MEMILIKI BUKU ICV ( International Certificate of Vaccination ) | | BAGI ANDA PELAKU PERJALANAN YANG DATANG DARI NEGARA TERJANGKIT (MERS-COV, ZIKA, DLL) AGAR MELAPOR KE KANTOR KESEHATAN PELABUHAN DI BANDARA DAN PELABUHAN TERDEKAT | | PENDAFTARAN PELAYANAN VAKSINASI HANYA DENGAN SISTEM ONLINE MELALUI kespel.kemkes.go.id | | KELENGKAPAN BERKAS DAN PERSYARATAN MCU SILAHKAN LIHAT PADA MENU LAYANAN | | PELANGGAN YANG TERHORMAT, MOHON MAAF ATAS KETIDAKNYAMAN ANDA, DALAM RANGKA MENDUKUNG PROGRAM BEBAS PUNGLI, KAMI MENERAPKAN SISTEM PEMBAYARAN ONLINE DI BANK ATAU KANTOR POS | | BAGI ANDA PELAKU PERJALANAN KE ARAB SAUDI, PASTIKAN ANDA TELAH DIVAKSIN MENINGITIS DAN MEMILIKI BUKU ICV ( International Certificate of Vaccination ) |



PENGAWASAN KEDATANGAN PENUMPANG DARI CINA TERKAIT PHEIC 2019-nCoV DI BANDARA INTERNASIONAL SULTAN HASANUDDIN MAKASSAR

Share


Makassar - Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) dari Kementerian Kesehatan yang berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit. KKP mempunyai tugas pokok melaksanakan pencegahan masuk dan keluarnya penyakit, potensial wabah, surveilans epidemiologi, kekarantinaan, pengendalian dampak kesehatan lingkungan, pelayanan kesehatan, pengawasan OMKABA serta pengamanan terhadap penyakit baru dan penyakit muncul kembali, bioterorisme, unsur biologi, kimia dan pengamanan radiasi di wilayah kerja bandara, pelabuhan, dan lintas batas darat negara.

Setiap tahun diperkirakan 290.000 hingga 650.000 orang meninggal di dunia karena komplikasi virus influenza musiman. Data penyakit SARS (Nopember 2002 sampai Juli 2003) yang berasal dari Beijing Cina menyebar di 29 negara dengan jumlah kasus 8.096 orang dan 774 kasus meninggal (CFR 9,6%). Kejadian Mers Cov pada tahun 2012 dengan jumlah kasus 2.494 dan 858 kasus meninggal (CFR 34,4%).


Saat ini terjadi kasus Pneumonia di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, Cina dan telah diidentifikasi sebagai Coronavirus yang merupakan keluarga virus yang mencakup flu biasa, dan virus seperti SARS dan Mers Cov. Virus baru ini untuk sementara bernama "2019-nCoV". WHO sudah menetapkan 2019-nCoV sebagai Kedaruratan Kesehatan Masyarakat yang Meresahkan Dunia (KKMMD) / Public Health Emergency of International Concern (PHEIC) sejak tanggal 30 Januari 2020 karena adanya peningkatan kasus yang signifikan dan kasus konfirmasi di beberapa negara lain. Sampai tanggal 06 Februari 2020, secara global sudah ada 28.276 kasus, khusus di Cina sudah 28.060 kasus (99%). Jumlah kematian mencapai 565 orang (CFR: 2%) dan sudah ada kasus  di 24 negara. (Sumber: Who.Int).

Upaya yang sudah dilaksanakan di KKP Kelas I Makassar sehubungan dengan pengawasan di bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar adalah rapat koordinasi dengan lintas sektor dan rumah sakit rujukan, penyampaian surat edaran kepada lintas sektor terkait, peningkatan pengawasan penumpang yang berasal dari Cina dengan pesawat Air Asia dan Silk Air dan pemberian notifikasi kepada penumpang yang berasal dari Cina dalam masa inkubasi.

 

Pada tanggal 28 Januari 2020, terdapat 5 (lima) orang penumpang yang datang dari Shenzen Cina dengan pesawat Air Asia, tanggal 02 Februari terdapat 10 (sepuluh) orang penumpang  dari Chongqing Cina dengan pesawat Silk Air, pada tanggal 03 Februari terdapat 2 (dua) orang penumpang Cina, satu orang dari Macau dengan pesawat Silk Air dan satu orang dari Hunan dengan pesawat Air Asia. Meskipun tidak ada penerbangan langsung dari Cina tetapi lewat penerbangan Silk Air dari Singapura dan Air Asia dari Kualalumpur, pengawasan tetap dilaksanakan untuk mendeteksi penumpang yang berasal dari Cina dalam masa inkubasi. Tidak ada perlakuan terhadap alat angkut dan barang karena bukan penerbangan langsung dari Negara terjangkit dan semua penumpang yang diawasi dalam kondisi sehat. Total penumpang dari Cina sampai tanggal 4 Februari 2020 adalah 17 orang. Informasi mengenai penumpang yang datang dari Cina didapatkan dari pihak imigrasi dan pihak maskapai penerbangan.


Kegiatan pengawasan yang dilaksanakan adalah memastikan kondisi penumpang yang datang dari Cina (screening suhu tubuh dan wawancara), memberikan Health Alert Card (HAC), dan pemberian notifikasi. Semua penumpang yang diperiksa dalam kondisi sehat dan akan dipantau oleh Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota di wilayah masing-masing selama masa inkubasi 14 hari. (Amr)